Selasa, 10 Juli 2018

Verb Phrase Tense


VERB PHRASES
Verb phrases atau frase verba adalah frase yang tersusun dari verba utama ditambah dengan auxiliaries, adverbs, adverb phrases (or clauses), prepositional phrases, atau object. Dalam kalimat, frase verba berfungsi sebagai predikat.
Pada dasarnya, verb phrase merupakan kata kerja berbentuk frase sehingga tidak hanya ditulis hanya satu kata kerja saja.
Contoh:
·         I have a pencil.
·         I have bought a pencil.
·         I like the music.
·         We will meet at the library at 3:30 p.m. Henry made my coach very proud
·         You must go right now
·         I’m is writing financial reports provided by the employer, etc.
Di kalimat pertama, kita menjumpai verb yaitu have. Sedangkan, di kalimat yang kedua, kita menjumpai verb phrase yaitu have bought. Phrase atau frase tentu tidak hanya terdiri dari satu kata saja bukan? So kalau begitu, kesimpulannya adalah verb phrase merupakan verb yang tidak hanya terdiri dari satu kata. Namun, tetap berfungsi sebagai verb.
Beberapa verb phrase antara lain adalah, is watching, is sleeping, was taking, have taught, have been sleeping, dan masih banyak lagi. Menggunakan penjelasan di bawah ini, saya akan menjabarkan apa saja bentuk-bentuk verb phrase di dalam bahasa Inggris.
Auxiliary Verb (Be) + Present Participle (-Ing form)
Auxiliary verbs (be) disini maksudnya adalah is, am, are, was, dan were. Sedangkan present participle yaitu kata kerja yang ditambahkan akhiran –ing. Bentuk ini digunakan pada present dan past continuous tense.
Contoh:
·         I was sleeping when you called me.
·         She is taking a bath.
·         He is talking with me.
Anda bisa lihat kata yang saya garisbawahi. Di dalamnya terdapat be verbs ditambah dengan present participle. Itulah verbs phrase.
Auxiliary verb (have) + Past Participle (Verb 3)
Auxiliary verbs disini terbagi menjadi dua yaitu have, has, dan had (past). Sedangkan past participle, biasa kita kenal dengan sebutan kata kerja bentuk ketiga. Bentuk seperti ini digunakan untuk present dan past perfect. Seperti contoh di atas, yang saya garis bawahi berikut ini merupakan verb phrase.
Contoh:
·         I have planned to go to Europe.
·         She has cleaned the room.
·         They had taken the medicine.
Auxiliary verb (have been) + Present Participle (-Ing form)
Selanjutnya, kita menggunakan auxiliary verbs dengan cakupan have been, has been, dan had been (past). Kemudian ditambah dengan present participle atau kata kerja berakhiran –ing. Ini merupakan bentuk dari present dan past perfect continuous tense.
Contoh:
·         She has been waiting for you for three hours.
·         They had been cleaning this room.
·         I have been staying in this house for these three years.
Modal Verb + Main Verb
Modal verb yaitu, can, could, may, might, must, shall, should, will, would. Sementara main verb adalah kata kerja utama.
Contoh:
·         I can speak.
·         She will work with me.
·         She might be younger than me.
So, teman-teman, itulah berbagai bentuk dari verb phrase. Semoga penjelasan di atas dapat bermanfaat bagi Anda. Ingat, verb phrase adalah frase yang fungsinya sebagai verb atau kata kerja

TENSE

1.      Simple Present Tense
Simple Present Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu hal yang terus-menerus dilakukan, kegiatan sehari-hari, dan juga untuk menyatakan atau menyebutkan suatu fakta atau kebenaran umum. Dalam Simple Present Tense, kata kerja (verb) yang digunakan adalah kata kerja (verb) bentuk awal.
Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense
Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)
(+) Subject + Verb 1 + Object
(-)  Subject + DON’T / DOESN’T + Verb 1 + Object
(?) DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
(?) Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?


2.      Present Continuous Tense
Tense ini digunakan untuk menyebut perubahan bentuk kata kerja berdasarkan waktu terjadinya. Dalam pengertian Present Continuous Tense merupakan tense bentuk yang menunjuk pada tindakan yang sedang berlangsung sekarang atau ketika pembicaraan itu sedang berlangsung. Jadi tindakan itu sudah dimulai, dan belum berakhir ketika pembicaraan itu berlangsung. Selain itu, tense ini juga bisa digunakan untuk bentuk tindakan yang berlangsung hanya untuk jangka waktu yang singkat. Kita juga bisa menggunakan tense ini untuk membicarakan suatu perubahan atau perkembangan yang sedang berlangsung dalam rentang waktu yang lama. Selain itu, tense ini juga bisa dipakai untuk menyebut suatu tindakan yang akan di dilakukan di masa depan (perencanaan). Umumnya, tense ini juga biasa disebut Present Progressive Tense.
Berikut rumus present continuous tense untuk membuat kalimat-kalimat
Positif:
subject + to be (am, is, are) + Verb – ing + object
Contoh : I am watching TV now

Negatif :
subject + to be + not + verb – ing + object
Contoh : Mr. Khanafi is not going to Jakarta atau
Mr. Khanafi isn’t going to Jakarta

Tanya :
to be + subject + verb – ing + object
Is Mrs. Annisa cooking in the kitchen ?


3.      Present Perfect Tense
Present Perfect Tense menekankan pada PERFECT nya itu. Perfect kan artinya “sempurna”. Bukan sempurna karena cantik seperti Gita Gutawa, tetapi sempurna yang berarti “selesai, sudah, beres, baru saja usai, dsb”. Jadi, kalau Anda menekankan pada “SUDAH” nya itu maka gunakanlah Present Perfect Tense ini. Contoh yang paling mengena misalnya: Dia baru saja pergi (She has just gone).
Rumusnya Present Perfect Tense begini:
Positif: S + have/has + V3
Negatif: S + have/sas Not + V3
Tanya:   Have/has + S + V3
Nah, setelah Subject (S) maka pakai “have” atau “has” sesuai pasangannya. Have dalam konteks ini artinya adalah: sudah, telah, barusan. Yang aneh dalam bahasa inggris Have + ES bukan Haves tetapi HAS. Jadi pasangannya begini:

He, She, It, John, Merry, Mufli : Has
You, We, They, Ellen and Budi: Have


4.      Present Perfect Continuous
Present perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan tindakan atau peristiwa yang sudah mulai terjadi pada waktu lampau dan masih sedang berlangsung sampai sekarang.

Pola kalimat:
(+) S + have/has + been + V-ing
(-) S + have/has + not + been + V-ing
(?) Have/has + S + been + V-ing


5.      Simple Past Tense
Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu peristiwa/ kejadian yang dilakukan pada masa lampau dan diketahui pula waktu terjadinya peristiwa atau kejadian tersebut.

Rumus simple pas tense
Rumus simple past tense ada 2, yaitu rumus simple past tense (verbal) dan (nominal);

Ø  Verbal
(+) S + Verb-2 + O + adverb
(- ) S + did + not + Verb-1 + O + adverb
(?) Did + S + Verb-1 + O + adverb ?

Ø  Nominal
(+) S + tobe-2 (was/ were) + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(- ) S + tobe-2 (was/ were) + not + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb )
(?) Tobe-2 (was/ were) + S + Complement (adjective/ noun (pronoun)/ adverb ) ?


6.      Past Continuous Tense
Dalam Pengertiannya Past Continuous Tense mengungkapkan tindakan di masa lalu yang sedang berlangsung. tindakan kadang dapat juga disela oleh sesuatu. bentuk tenses bahasa inggris ini disebut juga Past Progressive Tense.
Past continuous Tense ini dibentuk dengan bantuan “to be” kata kerja, dalam bentuk lampau, ditambah dengan present participle dari kata kerja (dengan-ing akhir).

Rumus past continuous tense untuk membuat kalimat
Positif (+)
Subject + to be (was/were) + verb-ing + object
Negatif (-)
Subject + was/were + not + verb-ing + object
Tanya (?)
– was/were + subject + verb-ing + object ?


7.      Past Perfect Tense
Past perfect tense digunakan untuk menghubungkan kegiatan yang terjadi pada waktu lampau sebelumnya  dengan kegiatan yang terjadi pada waktu lampau setelahnya. Perhatikan contoh di bawah ini:
I had eaten when she came to my house. ( Saya sudah makan ketika dia datang kerumahku).
Pada contoh di atas, terdapat dua kegiatan yang sama-sama terjadi pada masa lampau. “she came to my house” adalah kegiatan yang terjadi pada waktu lampau, sebelum kegiatan ini terjadi, ada kegitan lain yang lebih dulu selesai sebelum kegiatan tersebut, yaitu “ makan/eat pada kalimat “I had eaten”.

Pola kalimat:

Positif               : Subject + had + V3
Negative           : Subject + had + not + v3
Pertanyaan       : Had + subject + V3 + ?

8.      Past Perfect Continuous Tense
Past perfect continuous tense digunakan untuk menyatakan peristiwa atau kegiatan yang telah dan sedang berlangsung sebelum peristiwa lain terjadi di masa lampau.

Pola kalimat:
(+) S + had + been + V-ing
(-) S + had + not + been + V-ing
(?) Had + S + been + V-ing


9.      Simple Future Tense
Dalam membuat suatu kalimat, tentu tidak cukup dengan mengungkapkan kejadian saat ini saja. dalam mengekspresikan sesuatu, perlu juga mengungkapkan apa yang telah terjadi atau apa yang akan terjadi. Untuk mengungkapkan yang akan terjadi di masa depan, kita membutuhkan future tense. Di antara semua bentuk Future tense, Simple Future Tense adalah yang paling umum digunakan dalam banyak situasi, contoh ketika kita membuat janji, prediksi atau rencana. Dalam pengertian Simple Future Tense biasa disebut juga dengan Present Future Tense.

Rumus Simple Future Tense
Positif
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + going to + verb I + object

2.                   Negatif
Subject + will/shall + verb I + object
Subject + am/is/are + not + going to + verb I + object

3.                   Pertanyaan
Will/shall + subject + verb I + object
Am/is/are + subject + going to + verb I + object

10.  Future Continuous Tense
Pengertian Kalimat Future Continuous tense pada umumnya digunakan untuk menandakan bahwa kita akan berada ditengah-tengah suatu kejadian dalam waktu tertentu di masa depan. Future Continuous dikenal juga dengan sebutan Present Future Continuous.
Kalimat Future Continuous tense juga memiliki 2 bentuk yaitu “will” dan “going to” memiliki makna yang sama dan bisa saling menggantikan saat digunakan. Berbeda dengan penggunaan pada simple future tense.

Berikut rumus future continuous tense
Kalimat Future continus tense positif (+)
Subject + will/shall + be + verb-ing + object
2.                   Kalimat future continuous tense negatif (-)
Subject + will/shall + not + verb-ing + object
3.                   Kalimat future continuous tense interrogative atau kalimat tanya (?)
Will/shall + subject + be + verb-ing + object

11.  Future Perfect Tense
Future Perfect Tense digunakan untuk menyatakan sesuatu yang “Sudah terjadi, tetapi AKAN”. Akan sudah gitu loh. Kalau Anda buka lagi pelajaran bahasa Inggris tentang Future Continuous Tense maka Future Perfect Tense ini pun akan sangat mudah difahami. Siapa bilang “sudah” itu hanya dulu? Sudah bisa juga “akan”!. Future artinya Akan, Perfect artinya sudah

Rumus Future Perfect Tense
Positif: S + will + have + V3
Negatif: S + will + not + have + V3
Tanya: Will + S + have + V3

12.  Future Perfect Continuous Tense
Biasanya dalam kehidupan sehari hari kita akan menggunakan kalimat kalimat dengan struktur Future Perfect Continuous tense bahasa inggris ini dengan tujuan untuk menceritakan kejadian kejadian yang akan berlangsung pada waktu tertentu di masa depan.

Berikut ini adalah rumus yang digunakan untuk membuat kalimat dengan struktur Future continues tense secara tepat dan sesuai dengan grammar yang berlaku.
Rumus untuk kalimat positif (+)
Subject + shall/will + have + been + verb-ing + object
2.                   Rumus untuk kalimat negatif (-)
Subject + shall/will + not + have + been + verb-ing + object
3.                   Rumus untuk kalimat interrogative atau kalimat tanya (?)
Shall/will + subject + have + been + verb-ing + object?

Sumber:


The Importance of English


English is the most important language in the world. Many people speak English. It can also be also believed as a tool to unite people around the world because we come from different culture and language and English is one of international language besides it is also a top requirement of those seeking job.

Firstly, English is an international language. Not only spoken by many people but also it is used as a first or second language. If we are stuck in a foreign country, how we beg a help? the answer is by using English because it is impossible to use our own language. Many scientists discover a new method, discovery, and so on and they summarize their discovery in English because it will be used by people around the world. By using English many students in many countries understand the key of scientific and technology knowledge, which is needed for the economic and political development of their future.

Finally, English is one of a top requirement of those who seeking jobs. In this globalization era we must improve our skill and ability as a result we must also improve our English. Applicants who master English are more favorable than there are who not. For the example many applicants are rejected by the company because they don’t master English whereas their score are high, so it proves that nowadays English is very important including in job.
`
From the facts above, there are many advantages of using and mastering English. It can also be used as a device to measure our quality in daily life.

Subject, Verb, Complement & Modifier


Subject
Subject adalah tentang apa atau siapa yang dibicarakan dalam suatu kalimat atau klausa. Adapun subjek dapat berupa orang, hewan, benda, maupun konsep abstrak.
Setiap complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupa article (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
Contoh :
·         David plays the piano
·         His Uncle Cal will not arrive on time.
·         The police interviewed all the witnesses.
*catatan : kata yang digaris bawah adalah subjek dari kalimat tersebut.

Verb
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle menjadi phrasal verb (get in, make up, read over).
Macam-Macam dan Contoh Verb
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
·         Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak (contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
·         Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix–ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.
·         Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
·         Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dan subject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
·         Linking Verb: menghubungkan subject of a sentence dengan deskripsinya (contoh kalimat: She is young and beautiful).
·         Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjadi (contoh kalimat: I had my house renovated last week).

Complement
Complement adalah noun, pronoun, adjective atau konstruksi lain yang berakting seperti noun atau adjective yang berfungsi mendeskripsikan atau merujuk kepada direct object (DO).  Hanya transitive verb yang dapat memiliki object complement. Selain menerangkan object of verb, objek ini juga dapat mengikuti object of preposition.

Modifier (Keterangan)
Modifier berfungsi untuk menerangkan waktu (modifier of time), menerangkan tempat (modifier of place), atau menerangkan cara dalam melakukan kegiatan (modifier of manner). Modifier pada umumnya berupa prepositional phrase (yaitu sekelompok kata yang dimulai oleh kata depan dan diakhiri oleh noun). Misalnya: in the morning (pada pagi hari), on the table (di atas meja), at the university (di universitas).

Selain itu, modifier dapat juga berupa single adverb (misalnya: yesterday (kemarin), outdoors (luar gedung), hurriedly (dengan buru-buru) atau adverbial phrase (misalnya: last night (tadi malam), next year (tahun depan). Modifier adalah menjawab pertanyaan ‘when’, where, dan ‘how’.

Contoh :
·         John bought a book at the bookstore (John membeli sebuah buku di toko buku)
·         My father is driving very fast. (Ayahku sedang mengendarai (mobil) dengan sangat cepat)
·         The milk is in the refrigerator. (Susunya ada di dalam kulkas)
·         We usually eat dinner at 7 pm. (Kami biasanya makan malam jam 7).
*catatan : kata yang di garis bawah ada modifier (keterangan) dari kalimat tersebut.


Passive Voice and Causative Verb


PASSIVE VOICE (kalimat pasif)
Pengertian
Passive Voice (Kalimat Pasif) adalah kalimat yang subject-nya dikenai suatu pekerjaan atau menderita suatu. Dengan kata lain subject kalimat tersebut menjadi sasaran kegiatan yang dinyatakan oleh kata kerja. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat pasif adalah kata kerjanya yang berawalan dengan “di-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ter-“ (tergantung pada konteks kalimat).

Active Voice (Kalimat Aktif) adalah kalimat yang subject-nya berbuat sesuatau atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat aktif adalah kata kerjanya selalu berawalan “me-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ber-“.
Bentuk dari Passive Voice (kalimat pasif) adalah : TO BE / BE + VERB 3

a.      Passive Voice digunakan jika kita hanya ingin fokus pada kejadian bukan pada siapa yang melakukannya.
Example:
·         Active      : the man is kicking the ball now.
·         Passive     : the ball is being kicked now

b.     Passive Voice digunakan untuk menghindari suatu subjek yang semu (someone, somebody).
Example :
·         Active      : someone hit the mirror last night.
·         Passive     : the mirror was hit last night.
Note :
Dalam bahasa inggris terdapat beberapa kata kerja yang bisa memiliki 2 object, seperti: teach, pay, give, ask, tell, show, over.

Pola – Pola Passive Voice

1.      Simple Present Tense
Rumus:
·         Active       : S + To Be (is, am, are)
·         Passive      : S + To Be (is,am,are) + V3

Example:
·         Active       : Budi writtes a letter
·         Passive      : a letter is written by budy

2.     Simple Past
Rumus :
·         Active       : S + To Be (was,were) + v2
·         Passive      : S + To Be (was, were) + V3\

Example:
·         Actived     : i eat fried rice yesterday
·         Passived    : fried rice was eaten by me yesterday

3.     Present Perfect
Rumus :
·         Active       : S + To Be (has, have) + V3
·         Passive      :  S + To Be + been + V3

Example :
·         Active       : we have been helping the poor people
·         Passive      : the poor people have been being helped by us

4.     Past Perfect
Rumus :
·         Active       : S + To Be (had) + V3
·         Passive      : S + To Be + been +V3

Example :
·         Active       : we had watched titanic movie
·         Passive      : Titanic movie had been watched by us

5.     Present Progresive
Rumus :
·         Active       : S + To Be (is, am, are) + v-ing
·         Passive      : S + To Be + being +v3

Example:
·         Active       : Jane is helping Tina.
·         Passive      : Tina is being helped by Jane

6.     Past Progresive
Rumus :
·         Active       : S + To Be (was, were) + v-ing
·         Passive      : S + To Be + being Not + V3

Example:
·         Active       : Noni  was helping ketrin
·         Passive      : Noni was being helped by Ketrin



CAUSATIVE VERBS (kata kerja kausative)

Causative Verb ( Kata Kerja Kausatif ) adalah kata kerja utama atau pokok yang digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang menyuruh atau menyebabkan orang lain melakukan sesuatu.

Beberapa caustive verb :
Have/has
Had
Ask
Asked
Get
Got

1.        Active Causative
a.      Causative “Have”
Rumus: Subject + have/has + someone + kata kerja Bentuk I
Contoh:
-        I have him clean my shoes (saya menyuruhnya membersihkan sepatuku)
-        Mary has George climbs the tree
-        You must haveSusie study hard

b.     Causative “Get”
Rumus: Subject + Get + someone + to infinitive
Contoh:
-        He gets John to brush the shoes
-        They get me to wash the clothes
-        She will get Anne to accompany her to the party tomorrow

2.        Passive Causative
Rumus: Subject + have/get + object + kata kerja Bentuk III
Contoh:
-        The government got the bridge built quickly
-        We must have the floor cleaned as soon as possible
Tambahan:
c.      Causative “Make“
Penggunaannya sama dengan causative di atas, namun perintahnya lebih keras (sedikit memaksa)
Rumus: Subject + Make + someone + Kata kerja bentuk I
Contoh:
-        The teacher always makes the students stay in their own seats
-        Bob made his son be quiet in the library

d.     Causative “Want“
Rumus: Subject + Want + object + Kata Kerja Bentuk III
Contoh:                               
-        I  want  this chairs painted (saya mau kursi-kursi ini dicat)
-        He wants the cars repaired